[Interlude] Emosi Negatif Dalam Social Media

Belakangan ini saya merasa sangat jengah dengan yang namanya jejaring sosial. Tiap masuk ke dalam sebuah situs saya pasti dihadapkan oleh sebuah situs/komentar yang mengandung emosi negatif, seperti “Saya ingin mati” atau “Saya benci X” atau kalimat-kalimat yang mengandung emosi negatif lainnya. Dan, jujur, hal itu sangat mengganggu saya.

Oke, saya tahu kalau salah satu keuntungan social media adalah karena situs macam itu menyediakan tempat untuk curhat. Tapi kadang saya benar-benar jadi merasa terpengaruh pada kalimat dengan emosi negatif. Pernah saya membuka akun Facebook saya, dan di dalam News Feed berderet penuh dengan status-status yang memiliki emosi negatif. Padahal waktu membuka situs tersebut, emosi saya sedang baik, sangat positif malah. Tapi begitu melihat News Feed yang penuh dengan begitu banyak kalimat beremosi negatif, rasanya saya langsung jadi sebal dan mood saya untuk sehari itu langsung hancur berantakan

Saya tidak tahu apakah ini hanya saya yang memang gampang terpengaruh atau memang kalimat-kalimat negatif di jejaring sosial pada akhirnya bisa mempengaruhi emosi seseorang. Mungkin saya akan melakukan penelitian kecil-kecilan untuk mendapatkan hasilnya.

Iklan
Dengan kaitkata ,

One thought on “[Interlude] Emosi Negatif Dalam Social Media

  1. Sepertinya pernah baca sekilas tentang penelitian yang hasilnya penyebab meningkatnya kegalauan di kalangan pelajar SMA justru karena FB ini. Di yahoo lek nggak salah. Tapi kurang detail paparan metodenya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: